Search
Wednesday 27 August 2014
  • :
  • :

Kitab Fikih dalam Mazhab Maliki

Kitab Fikih dalam Mazhab Maliki

Dalam Mazhab Maliki, kitab fikih tidak dikelompokkan berdasarkan riwayat, sebagaimana dalam Mazhab Hanafi. Kitab fikih dalam Mazhab Maliki hanya dikelompokkan menjadi dua: kitab induk dan kitab selain kitab induk. Kitab induk dalam Mazhab Maliki ada empat kitab. (Tarikh Tasyri’, hlm. 163)

Pertama: Al-Mudawwanah

Aslinya, kitab ini adalah kumpulan keterangan yang disampaikan oleh Imam Abdurrahman bin Al-Qasim dan ditulis oleh hakim daerah Qairuwani, Imam Asad bin Al-Furat. Asad bertanya kepada Abdurrahman tentang berbagai masalah yang pernah diajarkan oleh Muhammad bin Hasan kepada Abdurrahman. Kemudian, Abdurrahman memberikan jawaban dengan prinsip Mazhab Imam Malik.

Setelah menulis berbagai pertanyaan dan jawabannya, Asad kembali ke Qairuwan. Karena ditulis oleh Asad, kitab kumpulan keterangan ini dinamakan “Asadiyah”. Kemudian, Sahnun mengambil kitab tersebut dari Asad dan membawanya ke tempat Abdurrahman dengan menempuh perjalanan yang sangat jauh. Sahnun menanyakan perihal kitab tersebut kepada Abdurrahman, maka Abdurrahman memberikan banyak ralat terhadap kumpulan tersebut dengan menarik dan meluruskan kembali berbagai pendapat yang dinilai kurang tepat. Karena berisi kumpulan keterangan yang dibukukan, maka kitab ini dinamakan dengan “Al-Mudawwanah” (bahan tulisan yang dikumpulkan).

Seusai memberikan ralat, Sahnun membawanya kembali ke Qairuwan. Pada saat itu, kitab tersebut belum tersusun secara sistematis berdasarkan urutan bab. Sahnun berusaha untuk menertibkannya, namun belum sampai selesai, beliau sudah meninggal. Oleh karena itu, kitab ini juga sering diistilahkan dengan “Al-Mukhtalathah” (sesuatu yang acak).

Kedua: Al-Mawaziyah

Kitab ini ditulis oleh Muhammad bin Ibrahim, yang dikenal dengan gelar “Ibnul Mawaz”. Pada sekitar abad keempat hijriah, kitab ini menjadi kitab yang paling populer di wilayah benua Afrika Utara.

Ketiga: Al-Utbiyah atau Al-Mustakhrajah

Kitab ini ditulis oleh Muhammad bin Ahmad Al-Utbi. Kitab ini merupakan kumpulan keterangan yang beliau dengarkan dari sebelas ulama Mazhab Maliki. Tiga di antara mereka pernah belajar langsung kepada Imam Malik, sementara yang lain, hanya belajar dari murid-murid Imam Malik. Di antara ulama yang sangat memberikan perhatian besar kepada kitab ini adalah Ibnu Rusyd. Beliau membahasakan ulang kitab ini menjadi kitab Al-Bayan wa At-Tahshil.

Keempat: Al-Wadhihah

Kitab ini ditulis oleh Abdul Malik bin Habib. Kitab ini menjadi kitab terpenting selama dua abad: abad ketiga dan abad keempat. Dengan demikian, kitab ini memiliki kedudukan khusus, terutama di daerah Andalusia.

Adapun kitab Mazhab Maliki, yang bukan termasuk kitab induk, jumlahnya sangat banyak. Di antaranya adalah:

  1. Adz-Dzakhirah, karya Al-Qarrafi. Penulis mengodifikasi berbagai masalah dalam kitab ini dengan sistematika dan bahasa yang sangat bagus.
  2. Mukhtashar Al-Khalil, karya Imam Khalil bin Ishaq Al-Maliki. Kitab ini merupakan ringkasan masalah fikih yang paling terkenal dalam Mazhab Maliki; banyak di antara ulama Malikiyah yang memberikan syarah (penjelasan). Setelah diteliti, ada lebih dari tiga ratus kitab yang memberikan syarah untuk kitab ringkasan ini. Ada yang tercetak, ada yang masih dalam bentuk makhtutat (naskah), dan ada juga yang hilang.
  3. Mawahib Al-Jalil li Syarh Mukhtashar Al-Khalil, karya Al-Hatthab. Kitab ini dianggap sebagai syarah Mukhtashar Al-Khalil yang paling panjang. Di antara yang tercetak, ada tujuh jilid.
  4. Asy-Syarh Al-Kabir ‘ala Mukhtashar Al-Khalil, karya Imam Abul Barakat Ahmad Dirdir. Kitab ini merukan salah satu kitab syarah yang menjadi acuan dalam Mazhab Maliki.
  5. Kitab-kitab karya Ibnu Abdil Bar, di antaranya: Al-Istidzkar, At-Tamhid, dan Al-Kafi.
  6. Al-Muntaqa, karya Imam Al-Baji.

Referensi:

  • Al-Fiqh Al-Islami wa Adillatuha. Dr. Wahbah Zuhaili. Dar Al-Fikr.
  • Tarikh Tasyri’ Al-Islami: Master Text Book. Al-Jami’ah Al-Madinah Al-’Alamiyah (MEDIU).

Artikel www.Yufidia.com




One thought on “Kitab Fikih dalam Mazhab Maliki

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *