Search
Tuesday 22 September 2020
  • :
  • :

Minimal Lima Kali

Minimal Lima Kali

Minimal Lima Kali

Salah seorang tabiin mengatakan,

مَنْ دَعَا لِأَبَوَيْهِ فِيْ كُلِّ يَوْمٍ خَمْسَ مَرَّاتٍ فَقَدْ أَدَّي حَقَّهُمَا

“Semua anak yang dalam sehari semalam mendoakan orang tuanya sebanyak lima kali sungguh dia telah menunaikan sebagian hak orang tua.” (Tanbih al-Ghafilin karya Abul Laits as-Samarqandi hlm 123, Dar Ibni Katsir)

Pijakan dari perkataan ulama tabiin ini adalah QS Luqman: 14.

Karena bentuk syukur kepada Allah adalah dengan sholat lima kali dalam  sehari semalam maka bentuk syukur kepada orang tua adalah mendoakan kebaikan untuk keduanya minimal lima kali dalam sehari semalam.

Amalan utama anak shalih adalah mendoakan orang tua.

Oleh karena itu ketika menyebut anak shalih, hanya doa yang Nabi sebutkan sebagai amalan khasnya.

Jika orang tua masih hidup dan non muslim, doa utama anak shalih adalah doa hidayah agar hati beliau terbuka untuk menerima Islam.

Jika orang tua sudah meninggal dunia dalam kondisi masih non muslim atau sama sekali tidak pernah sholat lima waktu, anak tidak boleh berdoa dan memintakan ampunan kepada Allah untuknya.

Doa paling utama jika orang tua sudah meninggal dunia dalam kondisi muslim dan rajin sholat adalah doa agar Allah memberikan ampunan dosa untuknya.

Kata Nabi, doa anak kepada Allah agar Allah mengampuni dosa orang tua itu bisa menjadi sebab Allah naikkan derajat surga orang tua.

Semoga Allah berikan kepada penulis dan semua pembaca tulisan anak-anak yang berbakti yang tidak pernah bosan mendoakan  orang tua. Aamiin.

Penulis: Ustadz Aris Munandar, S.S., M.P.I.