Search
Tuesday 21 November 2017
  • :
  • :

Syair tentang Para Sahabat Nabi rodhiallahu ‘anhum

Syair tentang Para Sahabat Nabi rodhiallahu ‘anhum

ٍGambaran tentang Para Sahabat Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam

Alangkah indah sya’ir karya Ibnul Qoyyim rohimahullah yang menggambarkan tentang para sahabat rodhiallahu ‘anhum.

أَلْقَانِتُونَ الْمُخْبِتُونَ لِرَبِّهِمْ

Mereka itu orang-orang yang taat, orang-orang yang bersembunyi untuk Rabb mereka,

النَّاطِقُونَ بِأَصْدَقِ الْأَقْوَالِ

orang-orang yang berbicara dengan sejujur-jujur ucapan.

يَحْيَوْنَ لَيْلَهُمْ بِطَاعَةِ رَبِّهَمْ

Mereka menghidupkan malam mereka dengan ketaatan kepada Rabb mereka,

بِتِلَاوَتٍ، وَتَضَرُّعٍ، وَسُؤَالِ

dengan membaca (Al-Qur’an), tunduk (beribadah) dan memohon.

وَعُيُوْنُهُمْ تَجْرِي بِفَيْضِ دُمُوْعِهِمْ

Mata mereka mengalirkan limpahan air mata,

مِثْلُ اِنْهِمَالِ الْوَابِلِ الْهِطَالِ

laksana hujan yang turun dengan derasnya.

فِي الَّيْلِ رُهْبَانُ، وَعِنْدَ جِهَادِهِمْ

Pada malam hari, mereka menjadi ahli ibadah, dan tatlaka berjihad

لِعَدُوِّهِمْ مِنْ أشْجَعِ الْأَبْطَالِ

melawan musuh mereka, mereka adalah pahlawan yang paling berani.

وَإِذَابَدَاعِلْمُ الرُّهَانِ رَأَيْتَهُمْ

tatkala telah tampak bendera perang, maka engkau akan melihat mereka

يَتَسَابَقُوْنَ بِصَالِحِالْأَعْمَالِ

berlomba-lomba dengan amalan-amalan shalih.

بِوُدجُوْهِهِمْ أَثَرُ السّجُوْدِ لِرَبِّهِمْ

pada wajah mereka tampak bekas sujud kepada Rabb mereka,

وَبِهَا أَشِعَّةُ نُوْرِهِ الْمُتَلَالِي

padanya terdapat kilauan cahaya-Nya yang terang benderang.

وَلَقَدْ أَبَانَ لَكَ الْكِتَابُ صِفَاتُهُمْ

Sungguh Al-Qur’an telah menerangkan kepadamu akan sifat mereka,

فِي سُوْرَةِ الْفَتْحِ الْمُبِيْنِ الْعَالِي

di dalam surat Al-Fath yang jelas dan luhur.

وَبِرَابِعِ السَّبْعِ الطِّوَالِ صِفَاتُهُمْ

Dan pada surat keempat dari as-sab’uth thiwaal terdapat keterangan tentang sifat mereka

قَوْمٌ يُحِبُّهُمْ ذَوُوْ إِذْلَالِ

yaitu kaum yang dicintai oleh-Nya dengan penuh kerendahan

وَبَرَاءَةُ وَ الْحَشْرُفِيْهَا وَ صْفُهُمْ

Dan di dalam surat Bara-ah (At-Taubah) dan Al-Hasyr terdapat keterangan sifat mereka,

وَ بِهَلْ أَتَى وَ بِسُوْرَةِ الْأَنْفَالِ

juga pada surat Hal Ataa dan surat Al-Anfaal

(Sumber: Panduan Lengkap Tahajjud, Muhammad bin Su’ud Al-‘Arifi, Pustaka Ibnu Katsir, 2010)

Keterangan Tambahan:

As-sab’uth Thiwaal yaitu tujuh surat dalam al-Qur`an yang panjang-panjang.

  1. Al-Baqarah
  2. Ali Imran
  3. An-Nisaa
  4. Al-Araaf
  5. Al-An’aam
  6. Al-Maa`idah
  7. Yunus

Surat Taubah

Artinya,
“Orang-orang yang terdahulu lagi yang pertama-tama (masuk Islam) diantara orang-orang Muhajirin dan Anshar dan orang-orang yang mengikuti mereka dengan baik, Allah ridha kepada mereka dan Allah menyediakan bagi mereka surga-surga yang mengalir sungai-sungai di dalamnya; mereka kekal di dalamnya selama-lamanya. Itulah kemenangan yang besar.” (QS. At Taubah:100)

Surat Al-Hasyr:

Ayat tentang Muhajirin,
QS. Al-Hasyr:8: (Juga) bagi orang fakir yang berhijrah yang diusir dari kampung halaman dan dari harta benda mereka (karena) mencari karunia dari Allah dan keridhaan-Nya dan mereka menolong Allah dan RasulNya. Mereka itulah orang-orang yang benar.

Ayat tentang Anshor,
QS. Al-Hasyr: 9: Dan orang-orang yang telah menempati kota Madinah dan telah beriman (Anshor) sebelum (kedatangan) mereka (Muhajirin), mereka (Anshor) ‘mencintai’ orang yang berhijrah kepada mereka (Muhajirin). Dan mereka (Anshor) tiada menaruh keinginan dalam hati mereka terhadap apa-apa yang diberikan kepada mereka (Muhajirin). dan mereka mengutamakan (orang-orang Muhajirin), atas diri mereka sendiri, sekalipun mereka dalam kesusahan. Dan siapa yang dipelihara dari kekikiran dirinya, mereka itulah orang orang yang beruntung.

Surat Al-Anfal:

Artinya:
“Dan orang-orang yang beriman sesudah itu, kemudian berhijrah dan berjihad bersamamu maka orang-orang itu termasuk golonganmu (juga). Orang-orang yang mempunyai hubungan kerabat itu sebagiannya lebih berhak terhadap sesamanya (daripada yang bukan kerabat) di dalam kitab Allah.” (QS. Al-Anfal: 75)

www.yufidia.com