Yufidia.com

Category: Aqidah

Nifak (Munafik)

Definisi nifak “Nifak”, secara bahasa, berasal dari kata nafaqa-yunafiqu-nifaqan wa munafaqan, yang diambil dari kata “an-nafiqa’”, yaitu ‘salah satu lubang tempat keluarnya yarbu’ (hewan sejenis tikus) dari sarangannya, yang jika ia dicari dari…

Kufur

Definisi kufur “Kufur”, secara bahasa, berarti ‘menutupi’. Allah berfirman, yang artinya, “Seperti hujan yang tanaman-tanamannya membuat para kuffar menjadi kagum.” (QS. Al-Hadid:20). Kata “kuffar” pada ayat ini bermakna ‘para petani’. Mereka disebut “kuffar”…

Iman Kepada Rasul

Iman Kepada Rasul “Rasul” secara bahasa artinya ‘orang yang diutus untuk menyampaikan sesuatu’. Sedangkan makna “rasul” secara istilah adalah ‘setiap manusia yang diberi wahyu berupa syariat tertentu dan diperintahkan untuk disampaikan’. (Syarh Ushul…

Iman kepada Kitabullah

Iman kepada Kitabullah Kata “kitab” secara bahasa artinya ‘sesuatu yang ditulis’ atau ‘sesuatu yang dikumpulkan’. Asal kata ini memiliki keterkaitan bahwa “kitab” adalah kumpulan data dan informasi yang disatukan. Sedangkan makna kitabullah secara…

Iman kepada Malaikat

Iman kepada Malaikat Pengertian Malaikat bentuk jama’ dari kata: ma-la-kun (satu malaikat). Sedangkan kata; ma-la-kun sendiri diambil dari kata ma’-la-kun (مألك) – uluukah (ألوكة), yang artinya ‘risalah (pengutusan)’. (Al Mu’jam Al Wasith, madah:…

Iman kepada Allah

Iman kepada Allah Iman kepada Allah mengandung empat unsur (Syarah Ushul Iman, hlm. 13–22): Pertama: Mengimani Wujud Allah ta’ala. Wujud Allah telah dibuktikan oleh fitrah manusia, akal manusia, syariat, dan indra manusia. Bukti…

Iman Menurut Sekte-sekte Sesat dan Bantahannya

Iman Menurut Sekte-sekte Sesat dan Bantahannya Berikut ini adalah beberapa definisi iman menurut kelompok sesat dan hasil ijtihad ulama yang lemah, yang dicantumkan dalam kitab As`ilah wa Ajwibah fi Al-Iman wa Al-Kufr, hlm….

Pembatal Keislaman

Pembatal Keislaman Sebagaimana amal ibadah lainnya, ada syarat, ada rukun, dan ada pembatal. Demikian pula Islam; ada syarat, rukun, dan pembatalnya. Secara umum, pembatal keislaman adalah setiap keyakinan, ucapan, maupun perbuatan yang bisa…

Tagut

Tagut Makna Tagut “Tagut”, secara bahasa, diambil dari kata “thagha”, yang artinya ‘melampaui batas’. (Al-Mu’jam Al-Wasith, kata: thagha). Pelakunya disebut “thaghi”. Sedangkan “tagut” adalah shighah mubalaghah (bentuk hiperbola) untuk kata “thaghi”. Dengan demikian,…

Wahabi

Wahabi Kata “Wahabi” diambil dari nama seorang ulama besar yang berjuang menegakkan tauhid di Jazirah Arab, Al-Imam Muhammad bin Abdul Wahab. Sedangkan, secara bahasa, istilah “Wahabi” terdiri dari dua suku kata: “Wahab”, artinya…

Tauhid

Tauhid Pengertian tauhid Ibnu Al-Utsaimin rahimahullah memaparkan bahwa kata “tauhid”, secara bahasa, adalah kata benda (nomina) yang berasal dari perubahan kata kerja wahhada–yuwahhidu, yang bermakna ‘menunggalkan sesuatu’. Sedangkan berdasarkan pengertian syariat, “tauhid” bermakna…

Syirik

Pengertian dan ruang lingkup syirik Syirik adalah menyamakan antara selain Allah dengan Allah ta’ala dalam perkara yang termasuk kategori kekhususan yang hanya dimiliki oleh Allah ta’ala. Kekhususan Allah itu meliputi tiga hal utama:…

Iman

Iman Pengertian iman “Iman”, secara bahasa, artinya ‘membenarkan’. (Al-Mu’jam Al-Wasith, kata: iman). Sedangkan pengertian “iman” secara syariat adalah ‘sikap membenarkan dengan hati, mengikrarkan dengan lisan, dan mengamalkan konsekuensinya dengan perbuatan’.[1] (Ushul Iman fi…

Syahadat

Syahadat Pengertian syahadat “Syahadat” berasal dari kata: syahida—yasyhadu—syahadatan. Secara bahasa, kata ini memiliki makna: a. Menyampaikan berita yang pasti. b. Menampakkan sesuatu yang tidak diketahui orang lain. c. Menjelaskan. (Mukhtarush Shihah, Misbahul Munir,…

Tauhid Asma Wa Sifat

Pengertian Tauhid Asma Wa Sifat Kata “asma” adalah bentuk jama dari kata “ismun”, yang artinya ‘nama’. “Asma Allah” berarti ‘nama-nama Allah’. Asma’ul husna berarti nama-nama yang baik dan terpuji. Sehingga istilah “asma’ul husna”…

Islam

Islam Pengertian Islam Islam, secara bahasa, memiliki beberapa arti, di antaranya: a. Tunduk dan patuh. b. Islaf (transaksi salaf): memesan barang dengan membayar sejumlah terlebih dahulu (Al-Mausu’ah Al-Fiqhiyah Al-Kuwaitiyah, 1427 H) Secara istilah,…